Portal Aktivasi Kartu
Asyki Microtakaful

Kantor Pusat
ASYKI BUSINESS CENTER
Jl. R.E. Martadinata No. 2C
Air Mancur - Bogor 16129
Telp. 0251 - 8575507   Fax. 0251 - 8575511


PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia



PT Asyki Sarana Sejahtera

Profil PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia
PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia didirikan oleh para penggiat dan praktisi Ekonomi dan Keuangan Mikro Syariah yang sejak awal memiliki kepedulian dan perhatian untuk membangun kemandirian dan mengembangkan kesejahteraan ekonomi masyarakat terutama keluarga dari kalangan ekonomi menengah ke bawah atau masyarakat berpenghasilan rendah (low income people) melalui Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) dan Asuransi Syariah.

PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia memiliki latar belakang bahwa manusia dalam kehidupannya tidak dapat terhindar dari musibah, namun sebagai makhluk sosial ketika terjadi musibah diwajibkan untuk tolong menolong dan membantu satu sama lain. Asuransi Syariah memiliki fungsi utama sebagai operator dalam berbagi risiko diantara para peserta atau pemegang polis apabila suatu musibah terjadi. Konsep Dasar Asuransi Syariah adalah tolong-menolonglah kamu sekalian dalam Kebaikan dan Taqwa. Prinsip ini menjadikan peserta asuransi sebagai sebuah keluarga besar yang satu dengan lainnya saling tolong dan bantu. Oleh karena itu PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia hadir menjadi bagian dalam berta’awun dan berbagi keberkahan bersama ummat.

PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia juga memiliki konsep dan filosofi Ta'awun dimana konsep Ta'awun dalam Al-Qur'an telah dijelaskan. Manusia sebagai makhluk individu sekaligus sebagai makhluk sosial merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan. Mereka harus menyadari bahwa kehidupannya baru memiliki makna atau arti, jika manusia terlibat dalam hubungan atau interaksi sosial yang didasai dengan sikap tolong menolong di antara komunitas masyarakat yang bersifat pluralistis atau majemuk. Dalam kata lain, tanpa orang lain atau hidup bermasyarakat, seseorang tidak berarti dan tidak berbuat apa-apa. Ketika manusia mempertahankan hidup dan mengejar kehidupan yang lebih baik, maka mustahil seseorang bekerja sendiri tanpa bantuan dan pertolongan orang lain. Olehnya itu, Islam menganjurkan kepada penganutnya agar memiliki sikap saling tolong menolong dan bantu membantu dalam menjalani kehidupannya.sikap ini akan berjalan dengan baik jika di antara mereka terjadi komunikasi atau memahami hal tersebut. Karena kepentingan manusia selalu berkaitan dengan manusia lainnya.

Dalam Alquran, Allah swt. telah memerintahkan kepada umat Islam agar selalu bersatu dan saling tolong menolong demi kokohnya dan kejayaan umat Islam. Jika hal ini terjadi, maka umat Islam akan beribawa, disenangi, dan dihormati oleh golongan lain yang berada di luar Islam.

Hal tersebut ditegaskan oleh Allah swt. dalam QS. al-Maidah (5): 2 yang berbunyi sebagai berikut:

‘Dan tolong menolonglah kamu dalam kebaikan dan taqwa, dan janganlah kamu tolong menolonga dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertaqwalah kepada Allah sesungguhnya Allah amat berat siksaannya’.

Dengan menyimat ayat di atas, maka dapat dipahami bahwa sikapxsaling tolong menolong yang bersikap kebaikan adalah suatu upaya meningkatkan ketakwaan kepada Allah Allah swt. sikap tersebut tidak hanya terdapat pada persoalan yang bersifat material, tetapi terdapat pula pada persoalan yang bersifat non-material. Misalnya, orang yang sedang mengalami kerisauan dan kesusahan. Dalam konteks ini, pertolongan yang dapat kita berikan adalah pertolongan yang bersifat non-material. Yang dimaksud di sisi adalah memberikan nasehat dan motivasi dalam rangka menghibur atau menggembirakan hatinya. Akibatnya, kerisauan dan kesusahann yang dialaminya akan berganti dengan kegembiraan.

Namun pada ayat itu, pertolongan yang dimaksud adalah pertolongan yang bersifat non-material. Dalam pandangan penulis, pertolongan yang dalam bentuk demikian, dapat diistilahkan dengan dakwah. Yakni pertolongan dengan mengajak manusia untuk melakukan kebaikan atau menurut istilah ayat tersebut adalah al-birr dan al-taqwa.

Berangkat dari ayat itu juga, maka dapat dikatakan bahwa pelaku atau orang yang dapat melakukan pertolongan tidak terbatas pada orang-orang tertentu, terutama pada pertolongan yang bersifat non-material. Kecuali pada pertolongan yang bersifat material, maka orang yang dapat melakukannya hanyalah orang yang memiliki materi. Misalnya, orang kaya membantu saudaranya yang miskin dan sebagainya.

Dalam konteks kehidupan masyarakat, (baca Indonesia) sikap ini telah menjadi budaya bangsa yang dikenal dengan istilah “gotong royong”. Budaya ini telah diperaktekkan secara turun temurun sejak nenek moyang bangsa Indonesia hingga generasi abad ini. Tetapi bentuk bantuannya berbeda-beda sesuai dengan kemampuan dan kondisi yang dihadapinya. Di kota misalnya, bantuan atau pertolongan yang diberikan lebih banyak bersifat materi. Sedangkan masyarakat pedesaan, bantuan atau pertolongan yang diberikan lebih banyak bersifat non-materi berupa tenaga atau semacamnya.

Oleh karena itu, kebiasaan seperti itu hendaknya dilestarikan terus menerus kapan dan di manapun kita berada. Hal ini sesuai dengan ajaran Islam yang selalu menganjurkan kepada pemeluknya agar saling tolong menolong dan bantu membantu, khususnya sesama umat Islam. Dengan demikian, akan terjadi persatuan dan kesatuan yang kokoh serta persaudaraan yang erat di antara umat manusia. Terutama Allah swt. akan menurunkan pertolongannya selama seorang hamba menolong saudaranya.

Hal ini ditegaskan oleh Nabi saw. dalam sabdanya sebagai berikut:

‘Dari Abi Hurairah bahwasanya Rasulullah saw., telah bersabda: “Allah swt. akan menolong seorang hamba selama hamba menolong saudaranya” (HR. Muslim).[16]

Menyimak hadis tersebut, maka dapat dikatakan seorang manusia haruslah menghiasi dirinya dengan sikap tolong menolong. Jika hal tersebut dimiliki setiap manusia, maka Allah swt. akan menolong dan melindungi serta bersamanya.

Latar Belakang & Prinsip
Manusia dalam kehidupannya tidak dapat terhindar dari musibah, namun sebagai makhluk sosial ketika terjadi musibah diwajibkan untuk tolong menolong dan membantu satu sama lain. Asuransi Syariah memiliki fungsi utama sebagai operator dalam berbagi risiko diantara para peserta atau pemegang polis apabila suatu musibah terjadi. Konsep Dasar Asuransi Syariah adalah tolong-menolonglah kamu sekalian dalam Kebaikan dan Taqwa. Prinsip ini menjadikan peserta asuransi sebagai sebuah keluarga besar yang satu dengan lainnya saling tolong dan bantu. Oleh karena itu PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia hadir menjadi bagian dalam berta’awun dan berbagi keberkahan bersama ummat.

PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia juga memiliki konsep dan filosofi Ta'awun dimana konsep Ta'awun dalam Al-Qur'an telah dijelaskan. Manusia sebagai makhluk individu sekaligus sebagai makhluk sosial merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan. Mereka harus menyadari bahwa kehidupannya baru memiliki makna atau arti, jika manusia terlibat dalam hubungan atau interaksi sosial yang didasai dengan sikap tolong menolong di antara komunitas masyarakat yang bersifat pluralistis atau majemuk. Dalam kata lain, tanpa orang lain atau hidup bermasyarakat, seseorang tidak berarti dan tidak berbuat apa-apa. Ketika manusia mempertahankan hidup dan mengejar kehidupan yang lebih baik, maka mustahil seseorang bekerja sendiri tanpa bantuan dan pertolongan orang lain. Olehnya itu, Islam menganjurkan kepada penganutnya agar memiliki sikap saling tolong menolong dan bantu membantu dalam menjalani kehidupannya.sikap ini akan berjalan dengan baik jika di antara mereka terjadi komunikasi atau memahami hal tersebut. Karena kepentingan manusia selalu berkaitan dengan manusia lainnya.

Dalam Alquran, Allah swt. telah memerintahkan kepada umat Islam agar selalu bersatu dan saling tolong menolong demi kokohnya dan kejayaan umat Islam. Jika hal ini terjadi, maka umat Islam akan beribawa, disenangi, dan dihormati oleh golongan lain yang berada di luar Islam.

Hal tersebut ditegaskan oleh Allah swt. dalam QS. al-Maidah (5): 2 yang berbunyi sebagai berikut:

‘Dan tolong menolonglah kamu dalam kebaikan dan taqwa, dan janganlah kamu tolong menolonga dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertaqwalah kepada Allah sesungguhnya Allah amat berat siksaannya’.

Dengan menyimat ayat di atas, maka dapat dipahami bahwa sikapxsaling tolong menolong yang bersikap kebaikan adalah suatu upaya meningkatkan ketakwaan kepada Allah Allah swt. sikap tersebut tidak hanya terdapat pada persoalan yang bersifat material, tetapi terdapat pula pada persoalan yang bersifat non-material. Misalnya, orang yang sedang mengalami kerisauan dan kesusahan. Dalam konteks ini, pertolongan yang dapat kita berikan adalah pertolongan yang bersifat non-material. Yang dimaksud di sisi adalah memberikan nasehat dan motivasi dalam rangka menghibur atau menggembirakan hatinya. Akibatnya, kerisauan dan kesusahann yang dialaminya akan berganti dengan kegembiraan.

Namun pada ayat itu, pertolongan yang dimaksud adalah pertolongan yang bersifat non-material. Dalam pandangan penulis, pertolongan yang dalam bentuk demikian, dapat diistilahkan dengan dakwah. Yakni pertolongan dengan mengajak manusia untuk melakukan kebaikan atau menurut istilah ayat tersebut adalah al-birr dan al-taqwa.

Berangkat dari ayat itu juga, maka dapat dikatakan bahwa pelaku atau orang yang dapat melakukan pertolongan tidak terbatas pada orang-orang tertentu, terutama pada pertolongan yang bersifat non-material. Kecuali pada pertolongan yang bersifat material, maka orang yang dapat melakukannya hanyalah orang yang memiliki materi. Misalnya, orang kaya membantu saudaranya yang miskin dan sebagainya.

Dalam konteks kehidupan masyarakat, (baca Indonesia) sikap ini telah menjadi budaya bangsa yang dikenal dengan istilah “gotong royong”. Budaya ini telah diperaktekkan secara turun temurun sejak nenek moyang bangsa Indonesia hingga generasi abad ini. Tetapi bentuk bantuannya berbeda-beda sesuai dengan kemampuan dan kondisi yang dihadapinya. Di kota misalnya, bantuan atau pertolongan yang diberikan lebih banyak bersifat materi. Sedangkan masyarakat pedesaan, bantuan atau pertolongan yang diberikan lebih banyak bersifat non-materi berupa tenaga atau semacamnya.

Oleh karena itu, kebiasaan seperti itu hendaknya dilestarikan terus menerus kapan dan di manapun kita berada. Hal ini sesuai dengan ajaran Islam yang selalu menganjurkan kepada pemeluknya agar saling tolong menolong dan bantu membantu, khususnya sesama umat Islam. Dengan demikian, akan terjadi persatuan dan kesatuan yang kokoh serta persaudaraan yang erat di antara umat manusia. Terutama Allah swt. akan menurunkan pertolongannya selama seorang hamba menolong saudaranya.

Hal ini ditegaskan oleh Nabi saw. dalam sabdanya sebagai berikut:

‘Dari Abi Hurairah bahwasanya Rasulullah saw., telah bersabda: “Allah swt. akan menolong seorang hamba selama hamba menolong saudaranya” (HR. Muslim).[16]

Menyimak hadis tersebut, maka dapat dikatakan seorang manusia haruslah menghiasi dirinya dengan sikap tolong menolong. Jika hal tersebut dimiliki setiap manusia, maka Allah swt. akan menolong dan melindungi serta bersamanya.

Visi & Misi

Visi
Menjadi Pelopor Asuransi Jiwa Mikro Syariah Kebanggaan Ummat

Misi
Memberikan Layanan Asuransi Jiwa Mikro Syariah yang Komprehensif sehingga Memberikan Nilai Tambah bagi Peserta, Mitra, dan Pemegang Saham.

Struktur Kepengurusan PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia
FOUNDER

KH. Mahmud Ali Zain
Dr. M. Syafii Antonio, M.Ec
Ir. Agus Haryadi, ASAI, AAAIJ, FIIS


DEWAN PENGAWAS SYARIAH

H.M. Cholis Nafis, Lc, MA, Ph.D
(KETUA)
H. Abdul Mughni, Lc, MHI
(ANGGOTA)

KOMISARIS

Abdul Majid, SHI
(KOMISARIS UTAMA)
Drs. H.A. Ghoffar Assingapury, MM, AAAIJ
(KOMISARIS INDEPENDEN)
DR. Ahmad Mukhlis Yusuf
(KOMISARIS INDEPENDEN)

DIREKSI

Zenal Mahfud Falah, AAIJ, AAK, AIIS
(DIREKTUR UTAMA)
Abdul Rokhim
(DIREKTUR MARKETING)
San Thohari, AAAIJ
(DIREKTUR KEUANGAN)


Legalitas Perusahaan PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia
Akta Pendirian
No. 11 Tanggal 11 Desember 2014
Notaris H. Syarif S. Tanudjaya, SH

Pengesahan Dokumen
Nomor : AHU-41722.40.10.2014
Tanggal 29 Desember 2014

Izin Operasional dari OJK
Nomor : KEP-124/D.05/2015
Tanggal 30 Nopember 2015 / 18 Shafar 1437 H

NPWP
No.71.835.697.5-061.000

Sertifikat & Penghargaan PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia
Sertifikat Keanggotaan AASI

Sertifikat Keanggotaan AASI

Sertifikat Keanggotaan AAJI

Sertifikat Keanggotaan AAJI

Sertifikat Keanggotaan BMAI

Sertifikat Keanggotaan BMAI

Core Value PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia
PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia memiliki tiga core value yang menjadi prinsip utama dalam proses pelayanan terhadap nasabah. Core value tersebut mencakup hal berikut ini :
  • Amanah
  • Peduli
  • Ramah
Client PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia
BMT UGT Sidogiri
STEI Tazkia
TAKMIN
BMT Maslahah
LAZ Sidogiri
Ikatan Alumni Santri Sidogiri
USID
Associates & Registered PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia
Otoritas Jasa Keuangan
AASI
AAJI
BMAI
DAI
GRES
Keuangan Syariah (AKCS)
Partner PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia
REINDO
NASIONAL RE
MAREIN
Bumida
Laporan Keuangan PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia
Laporan Keuangan Tahun 2015
Laporan Keuangan AJS Publikasi (Koran) 2016-2015 r
Laporan Keuangan Publikasi Bulanan - 2017 - 01
Laporan Keuangan Publikasi Bulanan - 2017 - 02 YOY
Laporan Keuangan Publikasi Bulanan - 2017 - 03
Laporan Keuangan Publikasi Bulanan - 2017 - 04
Laporan Keuangan Publikasi Bulanan - 2017 - 05
Laporan Keuangan Publikasi Koran-Media Indonesia-280417-Page 6
PT Asuransi Syariah Keluarga Indonesia-Audited-2016
Profil PT Asyki Sarana Sejahtera
PT. Asyki Sarana Sejahtera didirikan oleh para penggiat dan praktisi Ekonomi dan Keuangan Mikro Syariah yang sejak awal memiliki kepedulian dan perhatian untuk membangun kemandirian dan mengembangkan kesejahteraan ekonomi masyarakat terutama keluarga dari kalangan ekonomi menengah ke bawah atau masyarakat berpenghasilan rendah (low income people) melalui Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) dan Asuransi Syariah.

Seiring dengan pesatnya perkembangan LKMS di Indonesia baik digalakan oleh pemerintah maupun oleh pihak swasta, memunculkan sebuah ide dan cita-cita agar masyarakat dapat merasakan pengaruh dari kemajuan sektor keuangan dan menjadi pelaku dalam meningkatkan ekonomi serta tingkat kesejahteraan bagi keluarganya.

Namun ada masalah lain yang dihadapi oleh LKMS maupun masyarakat mikro ketika terjadi musibah mereka seperti kematian, sakit, kecelakaan, dan kehilangan atau kerusakan asset produktif sehingga menggangu usaha mereka sekaligus berpengaruh kepada keuangan keluarga maupun LKMS dimana mereka mendapatkan fasilitas dana tersebut.

Pada Lembaga Keuangan Perbankan, hal semacam ini dapat diantisipasi melalui produk asuransi jiwa maupun asuransi kerugian, namun untuk Lembaga Keuangan Mikro belum banyak Perusahaan Asuransi yang menanganinya.

Berdasarkan pengalaman Takmin Working Group yang telah melakukan pilot testing pengembangan Asuransi Mikro melalui LKMS sejak tahun 2005, KBMT UGT Sidogiri yang telah memiliki jaringan luas di seluruh Indonesia dan Tazkia Micro Finance yang sudah mengembangkan pemberdayaan pada keluarga miskin, bersinergi untuk sama-sama mengembangkan program Asuransi Mikro sehingga masyarakat berpenghasilan rendah diharapkan dapat dengan mudah mengakses pelayanan Asuransi yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan mereka.

Sinergi tersebut diwujudkan dengan membuat suatu Perusahaan Pialang Asuransi yang bernama PT. Asyki Sarana Sejahtera untuk selanjutnya akan disingkat ASYKI yang didedikasikan untuk mengembangkan dan menjalankan program-program Asuransi Mikro.

Visi & Misi PT Asyki Sarana Sejahtera

Visi
Menjadi Pelopor Pialang Asuransi Mikro dan menjadi Mitra yang baik bagi Peserta dan Perusahaan Asuransi.

Misi
Memberikan Layanan Asuransi Mikro yang Komprehensif sehingga memberikan nilai tambah bagi Peserta, Pengelola, dan Pemegang Saham.

Struktur Kepengurusan PT Asyki Sarana Sejahtera
PEMEGANG SAHAM

Dr. M. Syafii Antonio, M.Ec
KH. Mahmud Ali Zain
Ir. Agus Haryadi, ASAI, AAAIJ, FIIS

DEWAN PENGAWAS SYARIAH

H. Achmad Sholeh Romli
(Ketua)
Arijulmanan, SHI, MHI
(Anggota)

DEWAN KOMISARIS

Drs. H. Bashori Alwi, M.Pd
(Komisaris Utama)
DR. Mukhamad Yasid, M.Si
(Komisaris Independen)

Direksi

Drs. Moch. Ikrom
(Direktur Utama)
Erwin Kinusi, SE, AAAIK
(Direktur Operasional)
Legalitas Perusahaan PT Asyki Sarana Sejahtera
Bidang Usaha
Pialang Asuransi

Akta Pendirian
No. 25 Tanggal 15 Juni 2013
Notaris Doharman Limbong, S.H

Pengesahan Dokumen
Nomor : AHU-0077319.AH.01.09.2013
Tanggal 20 Agustus 2013

Izin Operasional dari OJK
Nomor : KEP-15/D.05/2014
Tanggal 23 Januari 2014

Keanggotaan APPARINDO
No.203-2014/APPARINDO/2014
Sertifikat & Penghargaan PT Asyki Sarana Sejahtera
Core Value PT Asyki Sarana Sejahtera
PT Asyki Sarana Sejahtera memiliki tiga core value yang menjadi prinsip utama dalam proses pelayanan terhadap nasabah. Core value tersebut mencakup hal berikut ini :
  • Amanah
  • Peduli
  • Ramah
Client PT Asyki Sarana Sejahtera
Associates & Registered PT Asyki Sarana Sejahtera
Partner PT Asyki Sarana Sejahtera
PT AJS AMANAHJIWA GIRI ARTHA
PT AJS JASA MITRA ABADI
PT ASURANSI TAKAFUL KELUARGA
PT ASURANSI ASTRA BUANA UNIT SYARIAH
PT ASURANSI ADIRA DINAMIKA UNIT SYARIAH
PT ASURANSI TRIPAKARTA UNIT SYARIAH
PT ASURANSI KRESNA MITRA UNIT SYARIAH
PT ASURANSI TUGU PRATAMA INDONESIA UNIT SYARIAH
PT MANDIRI AXA GENERAL INSURANCE UNIT SYARIAH
PT ASURANSI CHUBB SYARIAH
PT ASURANSI JASINDO SYARIAH

Program Asyki Microtakaful

Lihat program selengkapnya »
Muawanah Ikhtiar Diri

Manfaat Asuransi Jiwa Syariah berupa pembayaran Santunan Kematian; Kecelakaan; Cacat Tetap; Perawatan di Rumah Sakit/Klinik

Selengkapnya »

Muawanah Sepeda Motor

Asuransi Sepeda Motor Mu´awanah merupakan program asuransi umum syariah yang memberikan manfaat berupa santunan terhadap risiko kehilangan ma

Selengkapnya »

Program Keluarga Muawanah

Program Keluarga Mu´awanah merupakan Program Asuransi Jiwa yang memberikan manfaat berupa santunan kematian jika peserta menin

Selengkapnya »

Muawanah Sehat

Manfaat Asuransi Jiwa Syariah berupa penggantian biaya rawat inap & pembedahan, rawat jalan, perawatan gigi, kehamilan/melahirkan, perawatan ma

Selengkapnya »


BMT UGT Sidogiri
STEI Tazkia
TAKMIN
BMT Maslahah
LAZ Sidogiri
Ikatan Alumni Santri Sidogiri
USID
Otoritas Jasa Keuangan
AASI
AAJI
BMAI
DAI
GRES
Keuangan Syariah (AKCS)
REINDO
NASIONAL RE
MAREIN
Bumida
PT AJS AMANAHJIWA GIRI ARTHA
PT AJS JASA MITRA ABADI
PT ASURANSI TAKAFUL KELUARGA
PT ASURANSI ASTRA BUANA UNIT SYARIAH
PT ASURANSI ADIRA DINAMIKA UNIT SYARIAH
PT ASURANSI TRIPAKARTA UNIT SYARIAH
PT ASURANSI KRESNA MITRA UNIT SYARIAH
PT ASURANSI TUGU PRATAMA INDONESIA UNIT SYARIAH
PT MANDIRI AXA GENERAL INSURANCE UNIT SYARIAH
PT ASURANSI CHUBB SYARIAH
PT ASURANSI JASINDO SYARIAH